2/26/2008

26 Februari 2008

9.20 Lembur ditunda. Monitorku dipakai. Aku menghajar beberapa biji rambutan, sambil telentang sembarangan. Samar-samar kulihat orang yang kukangeni, lalu aku terbang ke alam tak nyata.

12.10 Lembur ditunda. Iwan sedang bergerilya mengatasi mediaserver yang rewel. Monitorku masih dipakai. Kuingat-ingat lagi, kenapa tak sekalian set-up ulang kompie 89 yang mulai sering ngambek ini. Umur systemnya sudah cukup tua. Aku ingat men-set-upnya ditemani orang yang saat ini sedang kukangeni. Ah tidak... sebaiknya tunggu sehari dua, saat aku libur. Byurr.. tiba-tiba hujan deras. Kabarnya Maya mati listrik.

12.16 Duer. Mati listrik jua akhirnya. Iwan mengumpat. Baru saja rasan-rasan bahwa jangan sampai acara mati listrik mengganggu setting yang hampir kelar ini. My God! Aku mencuci muka lalu mengikuti si kriwil ke bawah buat bantu-bantu handle pengunjung yang terpaksa pulang karena mati listrik, tapi dihadang hujan deras. Lapar..!

13.10 Lumayan. Hujan makin tipis, aku berlari-lari kecil menuju warung makan pak Tik. Selamat, sampai seberang. Weleh.. mobil anjing ini tiba-tiba memuncratkan air hujan dan membuatku basah-basah-basah. Akh...

13.50 Teeet. Listrik nyala. Aku sedang leyeh-leyeh bareng Guzman. Iwan raib. Aku berlarian ke bawah, checking kalau-kalau jaringan belum terkoneksi. Dan benar. Aku bolak-balik ke atas cuma untuk ngecek sambungan-sambungan, telpon kiri-kanan. Sambil menyalakan satu PC flat di kamar, khusus buat checking, pet.. listrik mati lagi. Suara Kriwil di seberang sono mengingatkan jangan lupa restart Mikrotik saat listrik up nanti. Yups!

14.xx Nyala lagi. Bolak-balik lagi karena belum konek lagi. Nyerah deh. Kutunggu Iwan -- si kriwil -- datang, dan masalahnya ternyata cuma perlu cabut colok di sisi Mikrotik. Ya-elah, padahal rasanya pada semua sambungan sudah kulakukan hal yang sama, masih ada yang luput to. Capedee....

15.40 Mulai pada sibuk membicarakan jadwal darurat. Fani sakit. Aku masuk malam nanti. Iwan belum kelar dengan acara teknisnya. Lalu? Aku sangat mengantuk. Tapi banyak pe-er yang tertunda. Selasa hingga kamis adalah hari stress. belum lagi KRS-ku yang tertunda.

16.16 Dia bilang besok sibuk. Ya sudah. Mungkin aku akan mengisi liburanku dengan tenggelam di balik monitor, atau dalam tumpukan sampah, atau di jalanan, atau jadi orang hilang di Sekaten, atau jadi Ki Sanak di halte bus patas. Akh.. entahlah. Aku merasa jadi pengangguran saat tak ada lagi gitar atau kibord di kamar.

16.53 Aku suka menulis. Menulisi diriku? Dear my blog. [cencored]. Aku terus menjadi lapuk karena selalu berusaha menyimpan bara api.

16.54 Teruntuk... Aku sayang kamu selamanya.

xx.xx Ciss..... aku muak melihat diriku sendiri di cermin... Apa boleh buat.. aku adalah diriku... meski apapun yang kuperbuat, aku tetaplah menjadi diriku.

No comments:

عبد العزيز

Create your badge