Friday, 1 May 2009

Facebook banjir hoax

Facebook isinya mulai aneh-aneh, kuis A, kuis B, kuis C, sampe kuis Z. "Seberapa anukah kamu..?", "Kapan kamu anu?" "Cocok nge-*** ama siapakah kamu?" ya elah...... dan isinya banyakan yang gak masuk akal atau cuman menghibur diri...!! Hoax abis....!! Facebook turun derajat dari situs jejaring paling akurat menjadi situs hiburan... situs melarikan diri dari kenyataan...!

Ingat ya.. jika kamu seorang dokter lalu mengikuti kuis "seberapa cocokkah kamu jadi dokter?" dan ketika jawabannya "ya, kamu cocok jadi dokter" dan kamu jingkrak-jingkrak "yess.. yess.. yess", maka sebenarnya kamu sedang meragukan eksistensi dan kredibilitas kamu sebagai dokter. Atau jangan-jangan kamu cuma doctor-wannabe? Guess? Mana gw tau... e-ge-peh.... loe-loe guwe-guwe... muka loe pantat guwe....

You know?

Thursday, 1 January 2009

Hepi Nyuyir - part 2 (Live in Memories)

Tahun-tahun baru yang masih nungul di ingatan sampai saat ini tentunya....
Tahun baru 2004 nongkrong di alun-alun bareng si Angel dan temen-temen, tentunya bareng yayangnya masing-masing. Mojok berempat di kosnya 'dia' ampe pagi, wuahahahha..
ü Tahun baru 2005 yang suram, kami merencanakan ngisi acara dengan lagu-lagu RnB, dan tracklist dirubah total karena musibah di Aceh. Kami nggarap lagu-lagu rohani. Oya, saat itu sekitar peresmian saya jadi Ahli Madya Informatik, wuehehehe..
ü Tahun baru 2006, pertama kalinya ngisi tahun baru di tempat kerja, dengan lalu lalang puluhan muda-mudi yang mampir ke warung kami setelah tahun baruan.
ü Tahun baru 2007, tepat pergantian tahun adalah berakhirnya jam kerja, saya diajak Bang Yono buat "meninjau jalanan", yah... para muda-mudi melakukan hal-hal yang tak perlu di jalanan. Bergerombol, ngumpul-ngumpul, dan yang membuat kami terkekek-kekek tentu saja yang berpoto-poto-ria di pinggir kali Code atau di sekitar gereja KotaBaru.
ü Tahun baru 2008, masih tetap di tempat kerja. Orang-orang memilih telat menghadiri kerjaan demi merayakan tahun baru di jalanan, saya tidak termasuk loh...
ü Tahun baru 2009, alias beberapa jam lalu, orang-orang bermain bebunyian di sana-sini sejak sore, parahnya penyakit kaget saya sedang parah-parahnya. Kali ini saya memutuskan telat datang ke tempat kerja, bukan untuk merayakannya di jalan atau untuk have fun, saya nyetrika baju dan ngurus cucian, wakakakakka... Bergelut dengan aneka trouble dan komplain di ruang smoking.. Manstab... Cool...

Hepi nyuyir...
selalu ada harapan

"New Year Solitude on E-Major", pola iringan yang saya dapatkan kemarin dan baru saja saya beri nama, memaksa saya untuk mencari tahu jawaban dari pertanyaan : "Pilih definisi kesuksesan yang kamu setujui : Apakah cukup materi atau cukup kasih sayang dari orang yang kamu inginkan", wuahahaha..... katrox mode...

Hepi Nyuyir

Awal bulan di awal tahun adalah saat yang tepat untuk :
- ganti rambut buat para model, atau ganti mode buat cowok-cewek yang modis
- ganti layout buat para setannya Prenster, atau ganti template blog
- mandi (buat para 'darah biru' yang ngaku mandi setaun sekali, huehehe)
- ganti template halaman buat para pengurus halaman web
- ganti imej buat para artis yang memiliki kemampuan bunglon
- merancang kebijakan-kebijakan baru yang menguntungkan (buat para menejer)
- merancang strategi-strategi baru (buat para eksekutif)
- ganti cewek atau nambah koleksi (buat para playboy)
- nyari 'pangkalan baru' buat yang 'jualan'
- nyari sasaran-sasaran baru buat dikulik (maksudnya ini para manipulator atau yah.. bisa juga animator)
- ganti model HP yang kameranya lebih modern (buat para potojenik)
- ngorek-orek pilihan matkul (buat yang mau KRS-an)
- nyari inspirasi baru buat para seniman
- nyoba-nyoba trik baru buat mencapai target dan naik pangkat
- ganti logo buat orang-orang sial yang pengen merubah peruntungan
- mencoba terapi baru buat penderita penyakit (semoga lekas sembuh yah..)
- ganti layout rumah untuk mengikuti fengshui tahun ini
- bikin account kedua atau ketiga di Prenster buat yang hobi add-friend (meskipun ndak kenal juga)
- merambah channel baru di IRC (buat para chatterssss...)
- mencoba-coba 'penambah gairah' merk baru untuk para penjahat k*l*min
- nyari sumber baru file-file XXX (buat para 'ewa 'o'ep)

Lalu saya ganti apa...?
Hueheheh... Tiba-tiba saya ingat bahwa saya perlu mengganti.............
..
..
..
..
... kalender Masehi 2009....

Sementara itu, duit tetap dicetak di bank
Orang-orang melankolis tetap pada gebetannya yang sekarang, hayyah.....

Mop awal tahun
Hepi nyuyir... ndak perlu nyinyir...

Thursday, 25 December 2008

Far North - Dewi Cinta dan Dewi Iblis bersatu

Dengan melihat sekilas cast atau daftar pemerannya, awalnya saya mengira ini adalah film kungfu klasik, atau paling tidak ini adalah film berseting tempo doeloe yang berkaitan dengan sejarah atau legenda Cina atau Tiongkok. Ternyata saya salah besar!

Far North ternyata sebuah film tragedi kejiwaan yang terjadi pada manusia semi primitif yang hidup di pegunungan es. Mungkin anda bisa coba membayangkan hidup menyepi di kutub dengan hanya berteman seorang anak atau seorang teman atau siapapun, tanpa memiliki kehidupan sosial lainnya.

Disutradarai oleh Asif Kapadia, Far North menceritakan bagaimana seorang wanita, Saiva (diperankan oleh Michelle yeoh) harus bertahan hidup di tengah-tengah pegunungan es sambil membesarkan anak angkatnya, Anja (Michelle Krusiec). Dikisahkan bahwa Saiva sebelumnya dilahirkan oleh sejenis manusia iblis yang menanggung kutukan, yaitu siapapun orang-orang yang dicintainya akan celaka. Dan benar.. Sejak awal Saiva muda bertemu dengan pasangan hidup, keluarga suaminya dibantai di depan matanya.
Saiva muda menjadi pelarian setelah menyelamatakan bayi perempuan yang kelak dibernya nama Anja.

Cerita berlanjut, Saiva dan Anja hidup berpindah-pindah demi menghindari ‘kehidupan lain’ yang mengancam penyendirian merela. Dalam sebuah episode, secara lugas Anja mengatakan kepada Loki bahwa Saiva tidak pernah bisa mempercayai orang lain. Itulah sebabnya, awalnya sulit sekali menerima orang lain – Loki – dalam kehidupan mereka. Loki adalah pria sekarat yang ditemukan Saiva, yang tadinya hampir saja dibunuhnya sekalian (rupanya naluri manusia masih bisa menang dalam diri Saiva).

Jadilah Loki hidup di tengah-tengah Saiva dan Anja, dan tentu saja segera terjadi cinta segitiga (bayangkan saya, dua orang wanita yang selama belasan tahun tidak bergaul dengan pria). Cinta adalah awal tragedi. Sulit dibayangkan bagaimana ibu dan anak jatuh cinta pada orang yang sama. Loki lebih memilih Anja dan mereka memutuskan untuk membangun kehidupan baru di luar sana. Apa akibatnya pada Saiva sang ‘ibu’ dan sekaligus putri iblis?

Benar-benar di luar dugaan – setidaknya menurut saya – karena tiba-tiba Saiva tega membunuh putri yang bertahun-tahun dibesarkannya dengan susah payah di tengah dinginnya belantara es. Tapi yang lebih mengerikan adalah bagaimana dengan vulgarnya film ini mempertunjukkan dengan detil adegan Saiva yang menguliti muka anaknya untuk digunakannya sebagai topeng yang sangat samar (tentu saja agar Loki mengiranya sebagai Anja, belahan jiwanya).
Penipuan awalnya berhasil, dan bahkan Loki menggauli Anja palsu di ranjang dengan hebatnya, sampai akhirnya disadarinya bahwa wajah yang ada di hadapannya hanyalah wajah di balik wajah asli Saiva. Edyan… wanita yang dirasuki dewi cinta yang bersekongkol dengan ratu iblis, beginilah kejamnya. Saya sampai mual menonton adegan-adegan terakhir yang berisi pembantaian fisik seorang ibu kepada anaknya, yang diakhiri dengan terbirit-biritnya Loki ditengah-tengah pergumulannya dengan Saiva berwajah Anja.

Secara keseluruhan, film Far North ini memakai gaya penuturan bahasa bisu atau pantomim, meskipun ada beberapa saja adegan yang menggunakan percakapan. Mungkin ini dimaksudkan untuk mewakili kehidupan penyendirian yang secara alami mengubah kebiasaan menjadi lebih primitif dan lebih mengandalkan ‘bahasa alami’ sebagai pengganti pembicaraan. Tapi konflik yang dimunculkan terasa sangat hidup dan diperankan dengan kesan yang sangat alami. Asif Kapadia tentunya cukup berkompeten sehingga menghasilkan drama tragis ini, seperti juga dibuktikan dalam The Warriors dan film garapannya yang lain.

Sebaiknya anda menonton film ini jika anda menyukai ketegangan dan teror mental. Tentunya jangan memaksakan diri jika anda punya masalah dengan pencernaan atau malah jantung, huehehe….

AllNew Yahoo!Mail (akhirnya....)

Siapa bilang yahooMail versi AllNew – yang ditandai dengan struktur navigasi berbasis AJAX dan divisualisasikan sebagaiman aplikasi biasa – hanya bersahabat dengan monitor berresolusi 1024 x 768?
Huehehehe…

YahooMail adalah buatan manusia.
Jika anda menggunakan layar monitor 800 x 600, atau anda bekerja pada Remote Desktop atau Radmin yang membuat anda memilih resolusi 800 x 600 piksel, anda bisa kok tetap menggunakan Allnew YahooMail dengan resolusi ini.

Caranya mudah saja – seperti yang anda bayangkan, mungkin – berpindahlah sebentar ke resolusi 1024 x 768 (huehehehe), bukalah YahooMail anda, setelah masuk, berpindahlah ke mode baru dengan mengklik menu AllNew YahooMail di bagian atas, dan, tadaaaaa………. Anda telah menggunakan AllNew YahooMail, tentu dengan resolusi 1024 x 768 yang bermaksud kita hindari.

Ternyata saat kita mengembalikan resolusi layar ke lebar 800 piksel, Yahoomail tidak menampilkan error sebagaimana jika kita buka dari awal pada resolusi minim ini, yah, benar-benar masih terbuka dengan sempurna. Tentu saja dengan bidang pembacaan pesan atau reading pane yang sempit. Tambah sempit karena bagian halaman paling kanan digunakan untuk graphical ads atau pesan sponsor. Sebenarnya bisa saja kita membuang bidang iklan ini dengan mengklik tanda panah kanan yang berada di antara reading pane dan bidang iklan, tapi akan kembali lagi setiap kita membuka pesan lain. Tapi masih ada cara lain untuk ‘selamat’ dari iklan-iklan yang mungkin tidak anda butuhkan.. Ya, benar, anda bisa mengupgrade account Yahoomail anda ke yahooMail Plus sehingga iklan-iklan ini akan enyah dari layar anda. Huehehehe….

Hidup gretongan… jangan metong….

Memaknai Natal

Natal buat saya bukan lagi hanya moment relijius, tapi jauh lebih dari itu.

Natal adalah fenomena sosial yang lebih majemuk dan lebih dari sekadar kebutuhan batin masing-masing personal.

Natal adalah sebuah moment langka yang menjadi miniatur sikap keseharian kita di antara para sesama. Bagaimana kita berbagi kebahagiaan, bagaimana kita gotong royong dan saling membantu, bagaimana kita mengesampingkan ego pribadi, bagaimana kita memberi kemudahan kepada pemeluk agama lain, dan tentu saja memaknai perbedaan sebagai cerminan indah keanekaragaman makhluk Tuhan, mirip pelangi yang bukan hanya indah dari kejauhan, tapi juga memberi rasa sejuk dan damai.

Hari Natal adalah hari biasa seperti hari-hari lain yang terdiri dari 23,9 jam dan terbagi dalam siang dan malam, tapi selain itu Natal adalah moment spesial yang memiliki makna yang kompleks dan lebih dari sekadar simbol pohon Natal, yang tentu saja alangkah ruginya jika kita melewatkan kesempatan untuk mengapresiasinya dari sudut pandang kita sebagai makhluk sosial yang berbudaya tinggi dan luhur.

Selamat Natal kawan-kawan, rekan-rekan, saudara-saudara, para kerabat..

Tuesday, 9 December 2008

Friendster – Situs yang paling enggak efektif.

Wuahahhaa….
Tiba-tiba saya pengen [lagi] mencaci-maki Friendster.
Mau tau hal-hal nggak penting yang sering terjadi di Friendster?
- profil seseorang berisi semua hal-hal tetek-bengek mengenai pemilik profil dan menggunakan bahasa suka-suka dia, dan hampir semuanya nggak penting – mengenai makanan paporit lah, kebiasaan-kebiasan bodoh lah, sampai-sampai ciri suara kentut pun jangan-jangan juga ditulis disitu (wakakaka…). Pokoknya hampir pasti anda nggak akan menemukan hal yang berguna pada profil seseorang di Friendster.
- shoutOut atau status tag biasanya berisi keluhan atau cacian kepada orang lain yang nggak jelas pulak siapa yang dimaksud. Kadang-kadang shoutOut juga jadi media salah kaprah (kenapa nggak nulis di blog atau situs newspaper sekalian?).
- Orang-orang mengupdate foto dengan pose-pose terbaru. Coba yah kalau saja update foto berisi screenshot acara-acara keren atau event-event menarik lainnya.
- Announcement yang nongol setiap malam, padahal setingan sudah dinonaktifkan. Lucu banget setiap malam nerima email dari friendster yang isinya “Sobat anda masang aplikasi anu, sobat anda menjadi penggemar dari artis anu…” slepek….
- Bulletin biasanya berisi catatan pribadi atau pertanyaan-pertanyaan bodoh yang enggak ada gunanya buat orang lain, padahal harusnya buletin adalah media informatif yang efektif.
- Friendster Group seringnya malah menjadi ajang pamer nama, bukan media berbagi pengalaman.
- Yang paling buduh adalah blognya, jarang sekali orang mengisi blog di Friendster dengan hal-hal positif yang sifatnya ilmiah atau berbagi ilmu pengetahuan.
- Friendster Message sering menjadi sarang spam dan hoax. Kasihan sekali orang-orang pengguna Friendster yang tertipu dengan segala macam hoax dari orang-orang yang pengen membuat trafik Friendster menjadi overload.
- Parahnya agi, saya adalah salah satu di antaranya, wuahahaha……
- Peace…inii cuman mop akhir tahun….. Moga-moga Friendster melihat ledekan-ledekan ini dari sudut pandang yang positif.

Friendster, we want you to grow up much better …
Tambahin benwit lowh… dari 4 situs wajib yang tiap hari gw jadiin patokan pengukuran loadSpeed, loe paling lemoodth….. payakh… Sadar diri dunk… pengguna bejibun, naikin kapasitas dan limitasi trafik kek…

Ituh nasehat dari saiiaa.. kalau dikau tiada mauw tenggelam…. (orang-orang pada beralih ke situs lain tauw…)

Sunday, 30 November 2008

Selalu update dengan koleksi dari artis tertentu

Disclaimer : Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai penyebaran pembajakan, tetapi dimaksudkan sebagai pengetahuan eksplorasi mesin pencari dan pemanfaatan sumberdaya berbagi file di internet.

Senang sekali rasanya jika bisa selalu mengikuti perkembangan artis kegemaran kita, terutama melengkapi koleksinya.
Bagaimana jika kita baru jatuh cinta dengan artis atau band tertentu saat mereka sudah berusia lebih dari satu dekade? Atau bahkan saat mereka sudah tiada? Berburu koleksi secara fisik tentunya bukan pilihan yang mudah kan?

Nah, berikut ini tip-tip untuk mengupdate koleksi album berformat MPEG Layer 3 (MP3) dari artis idola anda.

1. Kadang artis tertentu selalu identik dengan single-single terbaik yang mereka keluarkan. Ada baiknya anda prioritaskan dulu dengan memiliki hit-hit terbaik mereka. Awal yang baik : mulailah melihat profil mereka di Wikipedia (gooogling dengan kata kunci yang tepat, misalkan Radiohead site:wikipedia.org sehingga Google hanya akan mencari informasi mengenai Radiohead pada situs Wikipedia).
2. Tentunya Wikipedia akan menampilkan sejarah pembentukan band Radiohead beserta single-single terbaiknya yang meledak di pasaran (ini informasi standar mengenai artis di Wikipedia). Nah, saatnya berburu single-single tersebut di dunia maya. Contoh gudang yang cukup lengkap adalah situs 4shared yang beralamat di http://4shared.com. Cukup googling dengan kata kunci artis, judul lagu, dan situs yang kita inginkan, misalnya Radiohead Creep site:4shared.com, nah, anda pasti langsung mendapatkannya. Cara downloadnya cukup mudah, pilih satu di antara hasil pencarian anda di Google tadi, lalu anda hanya perlu dua kali klik lagi. Sekarang anda sudah tau cara berburu hits dan sekaligus berburu koleksinya dalam bentuk file-file MP3.
3. Berburu album pertama hingga terakhir? Kembali ke Wikipedia deh… profil artis termasuk Radiohead (atau artis-artis lain semisal boyband Westlife) selalu menampilkan daftar hits dan diskografi lengkap sejak album pertama (termasuk eponymousnya). Nah, cukup cari nama albumnya di 4shared, rapidshare, maxalbums, atau situs-situs mp3 favorit anda (tiga situs tersebut yang paling banyak memuat mp3 dalam bentuk per-album, selain juga per-track). Sebagai contoh, setelah kita mendapatkan informasi diskografi dari Westlife, album terakhir mereka bertitle Back Home, yuk cari di 4shared. Buka Google, lalu ketikkan perintah westlife back home zip site:4shared.com (cari di 4shared dengan format file zip, yaitu format terkompres yang biasa digunakan untuk menyimpan track-track peralbum).
4. Tentunya langkah berikutnya mirip langkah ke-dua, dan diikuti dengan 2 klik juga.
5. Selamat berburu koleksi.
(Az)

Saturday, 29 November 2008

Visit Vito 2008 (yaelah…)

Setelah beberapa bulan, Vito jauh beda : lebih cantik, lebih kompleks, lebih sejuk, dan lebih… friendly. Beberapa peralatan yang dulu belum ada, kini sudah nongkrong di dapur, ada label nomor meja yang imyut, dan tak ketinggalan layar TV lebar di ujung arah pandangan konsumen menuju kasir.
Banyak hal keren yang saya lihat : orang-orang bekerja seolah-olah mereka berada di rumah (enjoy bangets..), konsumen disapa seolah-olah mereka adalah teman lama, antar karyawan begitu akrabnya.. (bahkan dengan atasan) seolah-olah mereka cuman teman dekat atau kakak-adik, dan saya yang tiba-tiba nongol di sana juga seolah-olah anggota keluarga perantau yang kembali ke rumah (wakakaka). Pokoknya iklimnya benar-benar subtropis, maknyus… everybody just feels like home.

Sekitar setengah jam di sana, listrik mampous (acara nyoba software baru jadi pending deh), diganti dengan menyimak obrolan antar tim (sebenarnya meeting alias rapat, tapi lebih tepat disebut ngobrol dari hati ke hati jika dibandingkan dengan rapat versi saya).

Dan saat yang dinanti… akhirnya datang juga… cicipisasi menu (dasar mafia snack, wakakaka). Selain roti prata, saya akhirnya mencoba kopi arabika Wamena (wong rumahnya di Papua kok ndak tau kopi sendiri). Awalnya pahitnya mirip tablet obat (penyesuaian lidah kayaknya), tapi berikut-berikutnya malah pahitnya jadi semacam penggelitik yang bikin pengen meneguk lagi, lagi, dan lagi (sayangnya tegukan pertama saat si kopi menjelang dingin, meskipun rasanya tetap maknyus..).

Di sela-sela implementasi software baru – softare billing berbasis web – akhirnya barulah saya menemukan bug. Pada saat pengembangan dan ujicoba, cacat ini tidak terjadi (you would never know before you try your own trial). Yah, inilah kejadian lapangan yang bersikap jujur, error ya error, pengguna ya pengguna, wakakaka….. jangan terus melihat sesuatu dari sudut pandang sendiri deh.. anda akan menjadi berada di dalam tempurung, padahal dunia ini luas sekali (meskipun dogmanya world is flat, tapi dunia kita kaya sekali).

Waktu cepat berlalu, terutama saat di Vito. Seharusnya saya sudah kembali ke markas sebelum jam 2, dan ternyata jarum pendek sudah menunjuk angka 3, (makin cepat waktu berlalu, makin cepat kita tuwir, weks… asalkan tuwir dengan hal-hal bermakna).

Cabutz deh dengan oleh-oleh berupa kesan kopi Wamena yang nyelekit, segepok CD film (wakaka, thx mami Ina :p), dan tentunya keramahan si Tole, Wendul, Bang Widi, dan Andul . Kita ketemu lagi kapan-kapan, dan bersiaplah untuk menghadapi peristiwa perampokan makanan oleh saya :p:p:p

Tuesday, 25 November 2008

Burning The Days (2008) - Vertical Horizon Tidak Tergerus Waktu


Vertical Horizon -- Masih ingat nama ini??
Iyess….!!

Band minimalis dengan ciri musik yang ngebeat, ringan, dan enak didengar. Hampir seluruh karya mereka mudah dicerna karena tidak melulu menggembar-gemborkan distorsi atau cadasisasi. Kalau dalam bahasa saya, “Kenapa harus supercadas? Bukankah seperti ini corak kami, dan corak inilah yang disukai oleh kuping masyarakat dunia! Jadi, tak perlu pura-pura menjadi sangar supaya keren kan? Lagipula tema-tema yang kami tawarkan lebih menginginkan kami untuk menjaga beat kami” – hahaha, iseng sekali saya sampai harus mewakili perkataan yang tidak mereka ucapkan.

Setelah lama ditunggu, akhir tahun 2008 ini Vertical Horizon merilsi album teranyar mereka, “Burning The Days”.
Seperti saya duga sebelumnya, band yang awalnya hanya berisi dua orang ini kini masih tetap pada jalur mereka yang catchy dan enerjik. Kalaupun ada perbedaan, itu hanyalah penambahan beberapa ornamen di beberapa tempat tanpa melebihi 20% dari ciri iringan gitar mereka yang fantastisk.

Single pertama dari Burning The Days yang mengudara adalah All is Said And Done, dan inilah yang pertama kali saya simak. Masih dengan instrumen kebanggan mereka – gitar – mereka menampilkan intro yang temanya saya katakan bisa mendekati ciri anthem yang banyak digunakan sebagai opening-theme dalam film-film box-office. Yang nongol pertama malah sejenis suara latar dengan clean-sound yang lalu diikuti oleh raungan distorsi ringan khas mereka. Dari nuansa yang muncul – terlepas dari tema seperti apa yang dibicarakan dalam lagu – track ini memang paling layak untuk diajukan ke publik lebih dulu.

Single lain yang langsung menjadi favorit saya adalah Losing Ground. Tadinya gaya akustik di awal bukanlah sesuatu yang spesial, tapi begitu memasuki reffrein, inilah track yang paling manis dari album ini. Jika dikaitkan dengan album terdahulu, mungkin Losing Ground bisa diposisikan sebagai Best I Ever Had yang menjadi single paling romantis dalam albumnya. Dan yang jelas, tetap bersahaja, minimalis.

Track-track lain tak akan jauh meleset dari warna dasar mereka – kocokan gitar clean atau raungan distorsi ringan dan nada-nada lirik yang mudah diingat – yang tentu saja akan segera membuat anda sebagai penggemarnya segera menggemari album ini. Sebut saja Afterglow yang ngebeat tapi lumayan memorable, Save Me From My Self yang berisi setengah kemarahan atau ketakutan berbalut dengan beat sedang. Dan ternyata untuk album ini, mereka menghadirkan satu track yang pure acoustic, “Before the Let Down” – wow, amazing – meskipun dari sisi tema tetap tidak sekuat Losing Ground, AfterGlow, atau All Is Said And Done..

Secara keseluruhan, saya katakan bahwa di album terbaru ini, Vertical Horizon lebih mengeksplorasi sisi melankolis dari tema-tema yang mereka suguhkan, meskipun tetap menyajikan beberapa track yang ngebeat. Saya pastikan anda sebagai penggemar setia mereka tidak akan kehilangan ciri mereka meskipun ada juga beberapa selipan bebunyian non-standar di beberapa lagu. Tahun-tahun ini saya menyaksikan band-band lain yang benar-benar klepek-klepek dihantam arus pop/dance/RnB sehingga mau tak mau memasukkan unsur-unsur dari gaya musik yang market-oriented ini ke dalam album mereka, sebut saja album terbaru Simple Plan yang terbit tahun ini, Keane (Perfect Symmetry) yang juga belum lama terbit, tapi Vertical Horizon ini tetap menjaga keperjakaan warna musik mereka (paling banter hanya tambahan denting piano atau gitar dengan varian efek clean).

Saya bukanlah provokator yang akan memburamkan penilaian anda, jadi simaklah sendiri album mereka (siapa tahu anda punya pendapat yang berbeda dan bisa menjadi bahan diskusi baru? Ya nggak?)
Burning The Days' Tracklist:
Vertical Horizon - Afterglow
Vertical Horizon - All Is Said And Done
Vertical Horizon - Back to you
Vertical Horizon - Before The Let Down
Vertical Horizon - Carrying On
Vertical Horizon - Even Now
Vertical Horizon - Here
Vertical Horizon - Losing Ground
Vertical Horizon - Lucky One
Vertical Horizon - Save me from myself
Vertical Horizon - Welcome to the bottom